Aktivis HAM Diserang Air Keras, HMI Mojokerto Desak Negara Jangan Tutup Mata

by -4 Views
banner 468x60

Mojokerto, dentum.id  — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mojokerto mengecam keras tindakan teror penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus. Organisasi mahasiswa tersebut menilai tindakan kekerasan itu bukan hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan perjuangan HAM di Indonesia.

Ketua HMI Cabang Mojokerto, Ambang Muchammad Irawan, menegaskan bahwa serangan tersebut harus dipandang sebagai ancaman serius terhadap para pembela HAM yang selama ini berperan mengawal kekuasaan agar tetap berada dalam koridor konstitusi.

banner 336x280

“Teror penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan bentuk kekerasan yang tidak hanya melukai individu, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan perjuangan hak asasi manusia di Indonesia,” ujar Ambang. Senin (16-03-2026)

Menurutnya, peristiwa yang menimpa Andrie Yunus memperlihatkan bahwa perlindungan negara terhadap aktivis dan pembela HAM masih belum optimal. Terlebih, serangan tersebut terjadi di ruang publik dan menambah daftar panjang intimidasi terhadap masyarakat sipil di Indonesia.

“Negara memiliki kewajiban untuk memastikan setiap warga negara, terutama pembela HAM, dapat menjalankan aktivitas advokasi tanpa rasa takut terhadap kekerasan atau teror,” tegasnya.

Ambang juga menilai serangan terhadap Andrie Yunus sangat mungkin dibaca sebagai upaya pembungkaman terhadap suara kritis masyarakat sipil. Selama ini, Andrie dikenal aktif mengkritisi berbagai kebijakan negara, termasuk isu reformasi sektor keamanan serta dugaan pelanggaran HAM.

Karena itu, menurutnya, kasus tersebut tidak dapat dilihat semata sebagai tindakan kriminal biasa, melainkan memiliki dimensi politik dan demokrasi yang serius.

Dalam pernyataannya, HMI Cabang Mojokerto mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas pelaku maupun dalang intelektual di balik serangan tersebut. Selain itu, proses penyelidikan juga diminta dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

HMI juga menuntut agar aparat menjamin keamanan bagi korban serta para pembela HAM lainnya, sekaligus memberikan hukuman setimpal kepada pelaku agar tidak terjadi impunitas terhadap kejahatan serupa.

“Penegakan hukum yang tegas menjadi penting agar tidak muncul preseden buruk bahwa kekerasan terhadap aktivis dapat terjadi tanpa konsekuensi hukum,” kata Ambang.

Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa, HMI Cabang Mojokerto juga menyatakan solidaritas terhadap korban dan komunitas pembela HAM. Mereka menilai perjuangan pembela HAM di Indonesia memiliki sejarah panjang, termasuk yang pernah diperjuangkan oleh aktivis HAM almarhum Munir Said Thalib.

Sebagai tindak lanjut, HMI menyatakan akan mengambil sejumlah langkah, di antaranya mengeluarkan pernyataan sikap resmi organisasi, menggelar aksi solidaritas atau mimbar bebas untuk menuntut pengusutan kasus, membangun konsolidasi dengan organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil, serta mengawal proses hukum agar berjalan transparan.

HMI Cabang Mojokerto menilai serangan terhadap Andrie Yunus merupakan alarm serius bagi kebebasan berpendapat dan gerakan masyarakat sipil di Indonesia. Jika tidak diusut secara tuntas, tindakan semacam ini dikhawatirkan dapat menimbulkan ketakutan kolektif dan membungkam kritik terhadap kekuasaan.
Karena itu, mereka menegaskan negara harus memastikan ruang kebebasan sipil tetap terlindungi dan tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan terhadap aktivis.

Ambang menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa Andrie Yunus harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, khususnya aparat penegak hukum dan pemerintah. Ia menilai pengusutan kasus secara tuntas menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa negara hadir melindungi para pembela HAM serta menjamin ruang kebebasan sipil tetap terjaga. (dka)

“Kasus ini tidak boleh berhenti tanpa kejelasan. Penegakan hukum yang tegas menjadi kunci agar tidak ada lagi kekerasan terhadap aktivis di masa mendatang,” pungkas Ambang. (dka)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.