Mojokerto, dentum.id – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar Bazar Ramadhan sebagai bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di blok lapangan tahanan dan berlangsung setiap sore selama bulan Ramadhan, Senin (23/2/2026).
Bazar menghadirkan beragam produk hasil karya warga binaan, mulai dari aneka makanan, minuman, hingga kerajinan tangan. Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya live musik yang menghibur, menciptakan nuansa Ramadhan yang hangat dan penuh kebersamaan di lingkungan lapas.
Berbagai menu takjil dan gorengan turut dijajakan, menjadi daya tarik tersendiri menjelang waktu berbuka puasa.
Antusiasme terlihat dari para pegawai maupun warga binaan yang berpartisipasi secara tertib dan penuh semangat.
Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya poin 10 tentang pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui bazar tersebut, hasil pembinaan kemandirian tidak hanya menjadi sarana pelatihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi nyata.

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa Bazar Ramadhan merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung program pemerintah sekaligus mendorong produktivitas warga binaan.
“Bazar ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk belajar memasarkan produk, melatih kepercayaan diri, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat berkelanjutan.
“Kami berharap keterampilan yang diasah selama di dalam lapas dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Salah satu warga binaan mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami senang bisa ikut berjualan dan menampilkan hasil karya sendiri. Adanya live musik juga membuat suasana lebih semangat dan kebersamaan terasa kuat,” ungkap salah satu warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto menegaskan komitmennya dalam mendukung 15 Program Aksi Kemenimipas sekaligus menghadirkan pembinaan yang produktif dan berdampak nyata bagi warga binaan. (Dka)













