dentum.id, Mojokerto – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, stok pangan di sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto terbilang aman. Selain itu, harga kebutuhan pokok juga relatif stabil.
Untuk memastikan kondisi tersebut, Pimpinan Cabang (Pincab) Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Mojokerto, Muhammad Husin, bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan Satgas Pangan Polres Mojokerto serta Polres Mojokerto Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Mojosari, Kabupaten Mojokerto, serta Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. Selasa (17-02-2026).
Muhammad Husin mengatakan, stok beras dan minyak goreng di Bulog selama Ramadan dalam kondisi aman dan tersedia.
’’Kami pastikan stok aman dan tetap tersedia. Harga juga cukup stabil, termasuk beras SPHP dari Bulog yang kita siapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar,’’ kata Husin.

Ia menjelaskan, harga beras SPHP dijual Rp 11.000 per kilogram (kg) langsung dari gudang Bulog. Sementara di tingkat pedagang pasar, harga jual berkisar antara Rp 11.500 hingga Rp 12.000 per kg.
’’Untuk harga tersebut masih jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 12.500 per kilogram,’’ ucap Husin.
Tidak hanya beras, Perum Bulog Kancab Mojokerto juga menjamin ketersediaan komoditas pokok penting lainnya, seperti gula dan minyak goreng.
“Penyaluran kedua komoditas ini juga dilakukan secara aktif melalui pasar tradisional dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mencegah gejolak harga yang signifikan jelang bulan suci Ramadan ini,” terang Husin.
Husin menambahkan, sebanyak 2 ton beras SPHP yang telah disiapkan untuk pasar murah selalu terjual habis oleh masyarakat. Hal tersebut menjadi penegasan bahwa menjelang Ramadan, stok komoditas pangan beserta harganya dipastikan aman. (Dka)














