Mojokerto, Dentum.id – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Mojokerto siap menjalani proses pendidikan dan pelatihan di “Desa Bahagia” sebagai bagian dari persiapan menuju tugas pengibaran bendera dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara langsung mengantarkan para capaska dalam kegiatan “Tantingan Desa Bahagia” yang berlangsung di Gelora A. Yani, Kamis (31/7).
“Proses tantingan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para capaska sebelum memasuki masa pelatihan intensif. Pembinaan ini akan terasa berat karena para capaska harus jauh dari orang tua dan keluarga. Mereka dituntut memiliki kedisiplinan tinggi serta kekuatan fisik dan mental yang prima,” kata Ning Ita.
Kegiatan pelatihan akan dijalankan dengan jadwal ketat sejak pagi hingga sore hari. Capaska dituntut untuk mandiri, mampu bangun pagi, dan melaksanakan setiap tugas yang dibebankan selama pelatihan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
“Kami berharap para capaska dapat menjalani pendidikan dan pelatihan dengan kondisi sehat, semangat, serta kebahagiaan dalam semangat persatuan. “Semoga semua proses berjalan dengan penuh kemudahan, kelancaran, dan keberhasilan,” harapnya.
Selama masa pelatihan di Desa Bahagia, para capaska akan menjalani kegiatan harian yang berlandaskan nilai-nilai Dharma Mulia Putra Indonesia, sebagai penjabaran dari isi Pancasila. (Rix).












